Kejelasan Kasus Novel Baswedan

polisi masih simpan dan dalami informasi terkait kejelasan kasus novel baswedan.

Novel Baswedan merupakan ketua penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi yang mengalami teror dari orang yang tidak terkenal beberapa waktu lalu, Novel Baswedan yang mengalami siraman air keras diwajahnya usai menjalankan sholat subuh di Mesjid dekat rumahnya yang kini masih harus menjalani perawatan.

Namun hingga kini pihak kepolisian belum memberikan kejelasan mengenai pengembangan kasusĀ toto online yang dialami oleh Novel Baswedan tersebut. Pihak kepolisian masih merahasiakan berbagai informasi yang mereka dapatkan mengenai kasus penyerangan terhadap Novel baswedan dengan berbagai Alasan.

Polisi simpan informasi terkait penyerangan Novel Baswedan

Kepala Bidang Humas Kombes Argo Yuwono menyampaikan bahwa dirinya telah menerima banyak informasi terkait pelaku penyerangan terhadap Novel Baswedan penyidik senior KPK. Tetapi pihak kepolisian belum bisa memastikan jika orang tersebut benar pelaku yang melakukan penyiraman air keras kepada Novel Baswedan.

Kombes Argo juga menyampaikan bahwa pihaknya akan mengsinkronkan informasi dari berbagai sumber, para saksi, para ahli dan barang bukti terlebih dahulu, pihak kepolisian juga masih berupaya agar dapat mengungkap pelaku penyiraman kepada Novel Baswedan, sehingga dirinya meminta agar publik dapat bersabar.

Argo juga menyampaikan bahwa pihak kepolisian masih perlu melakukan pemeriksaan kepada saksi-saksi sebelum mantap menetapkan tersangka. Selain masih memerlukan keterangan dari saksi, pihak kepolisian juga membutuhkan keterangan dari dokter yang telah melakukan visum kepada Novel Baswedan. Pihak kepolisian juga akan mendengarkan keterangan dari Novel Baswedan sebagai korban tunggal atas penyiraman air keras tersebut.

Kadiv humas Irjen Setyo Wasisto menyampaikan bahwa pihak kepolisian mendapat perkembangan menyangkut penyelidikan kasus penyiraman air keras yang dialami Novel Baswedan. Menurut penjelasannya, sekarang ini polisi telah mengantongi identitas diri yang diduga kuat sebagai pelaku penyiraman air keras kewajah penyidik KPK yang dilakukan oleh dua orang pelaku.

Pihak kepolisian berjanji akan menuntaskan kasus penyiraman yang dialami oleh Novel, bahkan Irjen Iriawan menganggap jika pihak kepolisian tidak dapat mengungkap kasus penyiraman kepada Novel Baswedan maka akan menjadi hutang yang besar bagi pihak kepolisian.

Pemulihan kesehatan Novel Baswedan

Juru bicara KPK Febri Diansyah menjelaskan bahwa perkembangan mata Novel Baswedan, Dokter ahli spesialis mata yang berada di Singapura telah melakukan 4 tindakan kepada Novel untuk memulihkan penglihatan novel Baswedan yang telah disiram air keras zat asam dari dua orang yang tidak dikenal.

Dokter melakukan 4 tindakan yang dimulai dari memeriksa tekanan mata, analisa langsung dua mata dengan langkah manual serta memberikan cairan kimia guna mengetahui mata lewat indicator warna dan memberikan eye drop. Juru bicara KPK juga menyebutkan bahwa tekanan mata Novel menunjukkan perbaikan dan mengalami peningkatan.

Febri juga menjelaskan bahwa adanya pertumbuhan dari jaringan kornea mata dan kemampuan Novel dalam membaca huruf, kemampuan penglihatan dari mata kanan untuk membaca ada dilevel 6/6, 5+2 yang artinya Novel Baswedan sudah mampu membaca dengan huruf kecil secara sangat baik. Pemulihan terhadap conjungtive putih telah menyentuh kornea, tetapi mata kiri Novel belum terlihat ada perkembangan sejak kemarin.

Perkembangan dari mata kanan yang semakin membaik berbeda dengan perkembangan dari mata kirinya yang mana kornea matanya belum menunjukkan perkembangan, dimana tekanan mata Novel masih ada dalam batas normal yaitu 20 dari batas normal yang antara 6-21. Munculnya garis putih diselaput mata Novel di sebelah kiri sehingga dilakukan permberian tambahan obat untuk perbaikan togel jitu.

Read More Kejelasan Kasus Novel Baswedan